Septic tank dan resapan

{ Posted on May 27 2012 by admin }

Septic tank berkaitan erat dengan aktivitas biologis seluruh penghuni rumah. Agar tidak mudah penuh dan mampat, diperlukan rancangan yang tepat. Rancangan dan pemeliharaan yang tidak tepat, dapat membuat septic tank tidak berfungsi dengan baik.

Septic tank adalah sistem sanitasi yang terdiri dari pipa saluran dari kloset, bak penampungan kotoran cair dan padat, bak resapan, serta pipa pelepasan air bersih dan udara. Agar septic tank tidak mudah penuh dan mampat, perlu diperhatikan hal-hal berikut:
Kemiringan pipa. Kemiringan menentukan lancar tidaknya proses pembuangan limbah. Selisih ketinggian kloset dan permukaan air bak penampung kotoran, sebaiknya sebesar mungkin. Agar mengalir lancar, kemiringan pipa minimal 2%, artinya setiap 100cm terdapat perbedaan ketinggian 2cm.

Pilih pipa saluran yang tepat. Pipa saluran sebaiknya berupa pipa PVC. Ukuran minimalnya adalah 4 inci. Rumah yang memiliki banyak toilet, sebaiknya menggunakan diameter pipa yang lebih besar. Buatlah saluran dengan lurus tanpa belokan, karena belokan atau sudut, rentan mampat.

Sesuaikan kapasitas dengan kebutuhan. Untuk rumah tinggal dengan jumlah penghuni hingga empat orang, cukup dibuat septic tank dengan ukuran 1,5mx1,5mx2m. Bak endapan dan sumur resapan bisa dibuat dengan ukuran 1mx1mx2m. Semakin banyak penghuni rumah, semakin besar ukuran yang dibutuhkan.

Bak harus kuat dan kedap air. Dinding, dasar, dan penutup bak utama harus kedap air, agar limbah tidak mencemari lingkungan. Bak endapan dan resapan sebaiknya memiliki dasar berupa campuran kerikil dan pasir.

Spesifikasi bahan untuk pembuatan septic tank tersebut antara lain:

  • dinding septic tank terbuat dari pasangan batu bata 1pc: 4 ps
  • lantai kerja dari cor beton tanpa tulangan
  • Penutup sep tic tank terbuat dari beton bertulang dengan ketebalan 12 cm sehingga kuat menahan beban kendaraan melintas diatasnya.
  • resapan terbuat dari bahan ijuk, pasir, dan kerikil.

 

Artikel Terkait :

  1. Metode Pelaksanaan Plumbing Instalasi Air bersih : 1. Hal yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah denah Plumbing serta Diagram Isometri dimana dapat diketahui...
  2. Mencegah agar tidak terjadi kebocoran pada Dak/Pelat beton Musim hujan telah tiba. Masalah bocor di rumah pun banyak terjadi. Kebocoran biasanya terjadi di daerah sambungan antara genteng dan...
  3. Ukuran, Jenis, dan Kualitas Bata Ukuran Batu Bata Saat ini ukuran batu bata yang beredar dipasaran mempunyai  ukuran  dimensi bervariasi baik yang dijumpai dari hasil...
  4. Sistem Instalasi Kolam Renang PENJELASAN SISTEM Secara garis besar, kolam renang digolongkan atas 2 sistem sirkulasi : Sistem Sirkulasi Overflow, dan Sistem Sirkulasi Skimmer...
  5. Pengawas dan Kontraktor Bali Selamat Datang Perkenalkan kami adalah komunitas tenaga pengawas konstruksi freelance yang tergabung dalam satu wadah wahana mandiri group. Kami menyediakan...
  6. Membangun Kamar Mandi Kamar mandi adalah ruangan yang paling penting dalam suatu bangunan rumah tinggal. Perencanaan letak, bentuk dan jenis peralatan yang ada...
  7. Jenis – jenis pondasi yang biasa digunakan pada bangunan Pondasi merupakan salah satu elemen struktur yang paling vital dari suatu konstruksi bangunan, karena pondasi bertugas paling akhir dalam memikul...
  8. Pemilihan material untuk struktur konstruksi Memilih material untuk suatu objek fisik bangunan memang harus memiliki berbagai pertimbangan yang matang, artinya selain mempertimbangkan keindahan, juga harus...
  9. Jenis Engsel Berbagai macam jenis engsel saat ini banyak  tersedia dari toko bahan bangunan. Jenis engsel dibeli tergantung pada penggunaan dan pada material apa akan...

Facebook comments:

You must be logged in to post a comment.