Dinding tekstur sebagai alternatif tampilan rumah berkesan alami

Selain penggunaan batu alam pada dinding, pengaplikasian kamprot atau tekstur juga bisa menambah kesan alami. Namun yang harus diperhatikan adalah yang mengerjakannya memang harus tenaga yang sudah terbiasa dan terampil agar hasilnya mencitrakan kesan alami bukan asal-asalan. Selain menampilkan kesan alami, teksturan juga dapat menampilkan efek gradasi warna pada dinding.

Ada perbedaan mendasar dari aplikasi kamprot dan tekstur, dari segi ukuran aplikasi kamprot lebih besar dari tekstur, yang dikarenakan pengaplikasian tekstur dapat menggunakan spet/kompresor sedangkan kamprot menggunakan ayakan. Dan dari segi bahan, tekstur dengan spet tidak menggunakan pasir, hanya menggunakan kalsium, lem, dan sedikit semen. Sedangkan kamprot menggunakan pasir halus dan semen putih.

Penggabungan aplikasi batu alam dan teksturan mungkin bisa dijadikan alternatif terlebih jika budget terbatas namun tetap bisa menampilkan kesan alami dan eksotis. Pengaplikasian dinding teksturan bisa dilakukan pada dinding teras belakang atau sebagian besar eksterior termasuk pagar yang cocok dipadukan dengan material bambu, membuat landscape anda jadi lebih alami lagi.

 

WM Properti Bali

Situs info property, konstruksi, arsitektur, investasi, bisnis, dan pariwisata di Bali. Silahkan HUBUNGI KAMI di KONTRAKTOR BORONG BANGUNAN DAN PENGAWAS PROYEK jika ingin menggunakan jasa kami, Founder Gede WM Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares